asesmen psikofisiologis
psychophysiological assessment
Ringkasan Singkat
Penggunaan pengukuran fisiologis seperti EEG dan EKG untuk menyimpulkan proses psikologis dan emosi seseorang.
Asesmen psikofisiologis adalah metode penilaian yang menggunakan instrumen medis dan elektronik untuk memantau respons tubuh sebagai indikator aktivitas mental atau emosional. Teknik yang umum digunakan meliputi Elektroensefalografi (EEG) untuk aktivitas otak, Elektrokardiografi (EKG) untuk detak jantung, Elektromiografi (EMG) untuk ketegangan otot, dan Elektrookulografi (EOG) untuk gerakan mata.
Asesmen ini didasarkan pada asumsi bahwa keadaan pikiran, seperti stres, kecemasan, atau konsentrasi, tercermin dalam perubahan fungsi otonom tubuh. Juga sering disebut sebagai pemantauan psikofisiologis, metode ini banyak digunakan dalam penelitian dasar, biofeedback untuk pengobatan kecemasan, serta dalam pengembangan teknologi pendeteksi kebohongan atau evaluasi ergonomi kerja.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Cacioppo, J. T., Tassinary, L. G., & Berntson, G. (2007). Handbook of Psychophysiology.
- APA Dictionary of Psychology
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.